MENGELOLA THR DENGAN BIJAK
10 MAY

MENGELOLA THR DENGAN BIJAK

Semenjak pandemi melanda, penerimaan Tunjangan Hari Raya (THR) mengingatkan kita untuk dapat bersikap bijak dalam mengelola keuangan. Selain berdampak pada kesehatan, pandemi Covid-19 juga berdampak besar dalam sektor ekonomi. Meningkatnya jumlah pengangguran karena beberapa perusahaan yang gulung tikar, membuat kita berpikir lebih jauh dalam mengelola keuangan. Tunjangan Hari Raya yang biasanya dianggap sebagai rejeki tambahan setiap tahun, dapat kita gunakan untuk apa saja, kini beralih fungsi menjadi tabungan jangka panjang. Pada kesempatan kali ini, kami akan membagi tips bagaimana mengelola THR dalam masa pandemi :

  1.  Bersedekah

Bulan ramadhan adalah momentum kita untuk menabung amal baik, salah satunya dengan bersedekah. Tidak akan ada satu kekurangan apa pun jika kita rajin untuk bersedekah. Bersedekah di bulan ramadhan identik dengan membayar zakat fitrah, berbeda dengan zakat lainnya, zakat fitrah wajib ditunaikan bagi seseorang yang telah memiliki penghasilan, dan dibayarkan satu tahun sekali pada saat bulan ramadhan sebelum idul fitri. Selain itu, bersedekah juga dapat kita lakukan dengan berbagi kepada sanak-saudara, kerabat, ataupun kaum dhuafa dan yatim-piatu.

 

  1. Siapkan Dana Darurat

Selama Covid-19, kondisi perekonomian tidak dapat diprediksi. Oleh karena itu, kita perlu menyiapkan dana darurat untuk sesuatu yang urgent, jika terjadi sesuatu yang tak terduga. Walaupun kita sudah memiliki tabungan, tetapi memberikan pos untuk dana darurat adalah sesuatu yang sangat penting. Setelah kita mengetahui rata-rata penghasilan kita per bulan, dan dana tambahan dari THR, sebaiknya kita alokasikan 10% - 20% untuk dana darurat, dan alangkah lebih baiknya kita juga membuat rekening khusus untuk mennyimpan dana darurat.

 

  1. Membayar Tagihan / Utang

Menerima gaji tanpa memiliki utang adalah nikmat yang luar biasa. Namun, karena sifat konsumtif manusia dan kebutuhan hidup terkadang memaksa kita untuk memiliki utang. Oleh karena itu, selagi menerima penghasilan tambahan, tidak ada salahnya jika kita melunasi utang-utang yang kita miliki.

 

  1. Investasi

Setelah prioritas keuangan semua sudah dialokasikan, termasuk menabung rutin setiap bulan, sisa dana yang kita miliki alangkah lebih baiknya kita berikan pos pada investasi. Dalam hal ini kita bisa belajar bagaimana menjadi investor, atau pun juga memiliki jaminan tabungan jangka panjang. Namun tetap perlu berhati-hati jika kita ingin melakukan investasi, apalagi dalam jumlah yang besar. Pelajari terlebih dahulu terkait perputaran dana investasi, dan juga profile perusahaan yang ingin kita tanamkan sahamnya.

 

  1. Keperluan Pribadi

Setelah lelah bekerja dan rutinitas yang terkadang membuat kita merasa bosan, tidak ada salahnya jika memberikan hadiah pada diri sendiri. Sebagai bentuk apresiasi kita terhadap jeripayah kita selama ini. Hal ini bisa membeli barang yang kita inginkan sejak lama, atau pun mengalokasikan dananya untuk wisata ke destinasi-destinasi yang diimpikan. Namun, bukan berarti kita dapat menghabiskan dana yang tak terhingga, dalam hal ini perlu langkah yang bijak juga agar tidak boros dalam pengeluaran.

Menghindari sifat konsumtif adalah langkah bijak dalam mengelola keuangan, kita perlu memilah mana sesuatu yang kita inginkan dan yang kita butuhkan. Mengutip kalimat bijak Warrant Buffet tentang keuangan “Jangan menabung apa yang tersisa, tapi habiskan apa yang tersisa setelah menabung” mungkin bisa jadi pengingat untuk kita dalam langkah mengelola keuangan. 

PT BCA MULTIFINANCE

Gedung WTC Mangga Dua Lantai 6 Blok CL 001 
Jl. Mangga Dua Raya No. 8 Jakarta Utara 14430

(021) 2964 8200
www.bcamf.co.id
Temukan Kami